November 24, 2017
Breaking News
Home » Liga Italia » Ancelotti Sebut Milan Butuh Waktu Bersaing di Papan Atas

Ancelotti Sebut Milan Butuh Waktu Bersaing di Papan Atas





Milan – Sejauh ini pembelian besar-besaran AC Milan tak tampak pada performa di lapangan. Memang, butuh waktu untuk Rossoneri bisa bangkit.

Milan jadi pembicaraan di musim panas lalu ketika klub asal kota mode itu belanja besar-besaran. Ada dana sekitar 200 juta euro lebih dihabiskan untuk mendatangkan sebelas pemain termasuk Leonardo Bonucci sebagai pembelian termahal dengan banderol 40 juta euro.

Wajar dengan aktivitas transfer yang menghebohkan ini Milan diprediksi bisa kembali berbicara banyak di kompetisi Serie A, setelah tenggelam dalam lima tahun terakhir ini. Apalagi Milan juga tampil di kompetisi Liga Europa yang kebanyakan level lawannya berada di bawah.

Tapi kenyataannya berbeda jauh ketika Milan justru tampil ngos-ngosan. Milan masih tertahan di peringkat kedelapan Serie A dengan sudah mengoleksi lima kemenangan dan lima kekalahan dari 11 partai berlalu. Dengan 16 poin, Milan berselisih 12 poin dari Napoli di puncak klasemen.

Sementara di Liga Europa, performa Milan masih pas-pasan meski memuncaki klasemen dengan delapan poin dari tiga laga. Wajar jika kritik kencang mengarah ke manajemen Milan yang dianggap membeli pemain yang levelnya biasa-biasa saja.

Tapi sorotan utama tentu mengarah kepada pelatih Vincenzo Montella yang tak mampu menangani tim berisikan para pemain top. Desakan untuk memecat Montella pun makin kencang beredar.

Terkait hal itu, eks pelatih Milan Carlo Ancelotti meminta fans serta manajemen bersabar karena perubahan besar-besaran di bursa transfer itu kemarin tak serta merta langsung oke. Butuh waktu untuk menyatukan para pemain itu.

“Milan? Sayangnya mereka akan sedikit tertinggal di Serie A. Tapi mereka sudah melakukan banyak perubahan ketimbang tim lain dan mereka butuh waktu,” ujar Ancelotti di Soccerway.

(mrp/cas)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*