April 22, 2018
Breaking News
Home » Liga Italia » Antara Milan, Allegri, dan Gattuso
Agen Judi Bola Online SBOBET

Antara Milan, Allegri, dan Gattuso





Milan – Pergantian pelatih menorehkan berlanjutnya periode suram AC Milan. Selepas era manis bersama Massimiliano Allegri, belum ada yang mampu mengangkat Rossoneri.

Milan kembali mengalami pergantian pelatih lagi setelah Vincenzo Montella dicopot dan digantikan Gennaro Gattuso. Ini adalah pergantian pelatih yang ketujuh kalinya di klub kota mode itu dalam tiga tahun terakhir.

Ironisnya, tujuh pergantian itu tak satupun yang berbuah hasil manis untuk Milan. Tengok saja peringkat finis Milan dalam periode tersebut: paling baik adalah finis keenam di musim lalu.

Di akhir musim 2013/2014, di mana Allegri sempat digantikan Mauro Tassotti lalu tongkat kepelatihan dipegang Clarence Seedorf, Milan finis di peringkat delapan. Musim berikutnya bersama Filippo Inzaghi, mereka menuntaskan musim lebih buruk yakni di tempat ke-10.

Inzaghi dicopot dan digantikan Sinisa Mihajlovic untuk musim 2015/2016, perubahannya ya tak signifikan. Milan finis ketujuh di musim tersebut di mana Mihajlovic digantikan Cristian Brocchi di tengah musim.

Musim lalu Vincenzo Montella ditunjuk jadi allenatore dan mengantarkan Milan finis keenam. Perjalanan Montella di Milan pun seperti sudah diketahui tak berlangsung terlalu lama, dipecat di tengah musim ini.

Praktis sejak tahun 2014 dan setelah mengalami tujuh pergantian pelatih, prestasi terbaik Milan adalah memenangi Piala Super Italia 2016 lalu bersama Montella. Trofi itu pula yang diyakini sudah menyelamatkan karier eks pemain AS Roma itu di Diavolo Rosso pada akhir musim kemarin, sampai akhirnya didepak juga musim ini.

Yang menarik adalah, dalam periode yang sama, Allegri yang bisa dibilang menjadi pelatih terakhir yang menyumbang kesuksesan besar untuk Milan, mengalami kejayaan. Bersama Juventus, Allegri memenangi tujuh trofi: tiga Scudetto, tiga Coppa Italia, dan satu trofi Piala Super Italia.

Allegri juga dua kali mencapai partai puncak Liga Champions, meski pada akhirnya harus membenarkan keunggulan musuh. Setidaknya, sukses Allegri ini sedikit-banyak menunjukkan bahwa dia punya kualitas untuk membawa tim menjadi juara, dan bahwa pemecatannya oleh Milan itu bukan sepenuhnya akibat dari kesalahannya.

Seperti diketahui, kejadian memecat Allegri pada medio Januari 2014, Milan sedang berada di awal masa kesulitan finansial. Mereka sudah ditinggalkan sejumlah pemain kunci, termasuk Andrea Pirlo yang sudah menjadi sosok penting di skuat dalam beberapa musim terakhir.

Sehingga pertanyaan yang muncul pada prosesnya adalah: sudahkah Milan punya skuat yang cukup oke untuk tampil kompetitif? Musim ini memang mereka melakukan belanja besar, tapi perekrutannya dinilai tanggung-tanggung.

Kecuali Leonardo Bonucci yang punya pengalaman top, nama-nama lain seperti Andre Silva, Ricardo Rodriguez, Hakan Calhanoglu, Mateo Musacchio, dan Andrea Conti terbilang masih hijau. Selain Conti yang direkrut dari Atalanta, empat pemain lainnya di daftar itu bahkan tak punya pengalaman di Italia, yang terkenal amat rumit dan punya tuntutan pemahaman taktik tinggi.

Hal ini masih diikuti dengan keputusan aneh manajemen Milan, ketika menunjuk Gattuso sebagai pelatih sampai akhir musim. Kalau Milan ingin membatasi kerusakan di musim ini, Gattuso jelas bukan pilihan yang baik melihat rekam jejaknya.

Gattuso pernah dipecat FC Sion dan Palermo karena hasil-hasil mengecewakan. Dia sempat menangani tim Yunani yakni OFI Crete, tapi tak juga mendatangkan hasil bagus. Bersama Pisa di musim 2015/2016, Gattuso sempat meraih promosi ke Serie B, tapi juga terdegradasi lagi di musim berikutnya.

Bahkan jika melihat statistiknya, Milan seharusny perlu berpikir ulang. Persentase kemenangan tertingginya selama menjadi pelatih adalah 37,5%, kejadian menangani Palermo. Itu hasil dari memetik tiga kemenangan, satu setara, dan menelan empat kekalahan dari delapan laga.

Seperti diketahui, catatan itu sudah cukup untuk membuatnya dipecat Palermo.

(raw/din)


Name Bookie Agen Judi Bola Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*