November 21, 2017
Breaking News
Home » Liga Italia » Juventus Direpotkan Benevento, Allegri: Seperti Dikutuk

Juventus Direpotkan Benevento, Allegri: Seperti Dikutuk





Turin – Juventus dibuat kesulitan oleh Benevento. Pelatih Bianconeri Massimiliano Allegri menyebut timnya sempat bermain terlalu terburu-buru.

Juventus berhasil mengalahkan Benevento 2-1 di Allianz Stadium, Minggu (5/11/2017) malam WIB. Juve tertinggal 0-1 lebih dulu di babak pertama lewat gol tendangan bebas Amato Ciciretti di menit ke-19.

Tertinggal satu gol, Juve berhasil menciptakan banyak peluang dengan serangan sporadis ke benteng Benevento. Namun sial bagi tim tuan rumah, hingga turun minum tak ada gol balasan yang tercipta.

[Gambas:Sportradar]

Di babak kedua, Juve terus meningkatkan intensitas serangan. Bahkan nyaris 10 pemain Si Nyonya Tua berada di wilayah Benevento.

Usaha gigih Juve pada akhirnya membuahkan hasil. Juve bisa mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1 berkat gol Gonzalo Higuain di menit ke-57 dan Juan Cuadrado di menit ke-65.

Allegri membenarkan laga-laga semacam ini memang merepotkan, dengan musuh menang lebih dulu dan kemudian menarik nyaris seluruh pemain untuk bertahan. Oleh karena itu dibutuhkan ketenangan.

“Saya harus memuji para pemain hari ini, karena kami tertinggal akibat satu-satunya tembakan ke gawang di babak pertama. Rasanya seperti matchday yang dikutuk untuk kami, tapi kami harus tenang, tajam dan tidak terlalu terburu-buru,” kata Allegri kepada Mediaset Premium.

“Setelah menang 2-1, kami terus mengambil risiko lewat beberapa corner kick dan serangan balik. Hari ini tidak mudah, karena setelah membalikkan keadaan, kami pikir itu segalanya akan berakhir. Matchday-pertandingan macam ini selalu rumit,” sambungnya sebagaimana dikutip Football Italia.

Allegri juga mengomentari performa Paulo Dybala, yang dalam sembilan laga terakhirnya bersama Juventus mutakhir mencetak satu gol.

“Dybala punya permainan yang bagus. Dia bisa saja mencetak lebih banyak gol dalam 17 matchday kompetitifnya sejauh musim ini berjalan, namun dia cuma perlu menemukan kembali ketajaman dan level performanya,” tambah mantan pelatih AC Milan itu.

(raw/raw)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*