November 21, 2017
Breaking News
Home » Liga Italia » Milan Diminta Bersabar dengan Montella

Milan Diminta Bersabar dengan Montella





Monako – Performa AC Milan musim ini membuat masa depan Vincenzo Montella terus dispekulasikan. Alangkah baiknya Rossoneri bersabar dengan pelatihnya itu.

Milan mengejutkan bursa transfer musim panas lalu dengan belanja besar yang mereka lakukan. Harapannya adalah klub kota mode itu bisa bangkit dan bersaing di papan atas Serie A Italy serta di kompetisi Liga Europa.

Tapi sejauh ini hasil belanja lebih dari 200 juta euro belum menunjukkan perkembangan signifikan ketika Milan justru masih naik-turun performanya. Di Serie A, Milan sudah menyerah lima kali dari 12 laga berlalu dan tertahan di peringkat ketujuh dengan 19 poin, selisih 13 poin dari Napoli di puncak.

Sementara di Eropa, Milan sudah dua laga terakhir kontra AEK Athens selalu gagal unggul karena diimbangi tanpa gol. Wajar ketika peringkat Montella kini digoyang menyusul performa Milan kejadian ini.

Tapi, Milan diingatkan sekali lagi bahwa memecat Montella bukan jalan terbaik untuk meningkatkan peringkat di klasemen kejadian ini. Montella harus diberi waktu meramu skuat terbaiknya mengingat sebagian besar adalah pemain kontemporer dan tak bisa langsung padu.

“Saya ingat ketika mereka menyerah dari Roma, semua orang menginginkan Montella dipecat. Di sinilah orang-orang yang berkuasa harus bisa pintar karena mereka tahu ini jg salah mereka,” ujar eks defender Milan, Marcel Desailly, kepada Omnisport.

“Tak peduli siapapun manajer yang ada di dalam sistem ini, tergantung pemain mana yang Anda beli… Beberapa pemain yang Anda beli ketika Anda tidak membelinya ekarang, maka mereka bisa pindah ke klub lain di masa mendatang. Anda pun akan kesulitan mendatangkan mereka karena harganya terlalu mahal,” sambungnya.

“Jadi, Anda sudah paham bahwa Anda sedang dalam masa transisi. Saya tahu fans, media akan membicarakan soal AC Milan, keuangan mereka begitu sehat dengan adanya investor Chian, mereka bisa membelanjakan banyak uang. Tidak, ini adalah musim transisi.”

“Mereka mungkin begitu yain bahwa mereka akan sukses dan naik level dengan cara seperti ini. Tapi itu tidak terjadi, maka ini hanya soal bersabar dan menatap musim depan dengan adanya tiga atau mungkin empat pemain top serta berpengalaman,” tutupnya.

(mrp/din)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*