November 19, 2017
Breaking News
Home » Liga Spanyol » Neymar dan Sepatunya yang Merepotkan
Neymar dan Sepatunya yang Merepotkan

Neymar dan Sepatunya yang Merepotkan





Jakarta – Bagi pesepakbola, sepatu adalah perlengkapan paling vital untuk menunjang performa. Tapi apa jadinya kalau alas kaki justru merepotkan dan datangkan kesulitan?

Itulah yang dialami Neymar. Superstar The Catalans mesti menerima kartu merah dalam laga melawan Malaga, Minggu (9/4/2017) dini hari WIB. Kartu merah itu dia terima sebagai akumulasi kartu kuning, yang salah satunya dikarenakan karena sepatu.

Dalam matchday yang berakhir dengan kekalahan Barcelona 0-2, Neymar menggunakan sepatu Nike Mercurial Vapor XI Motion Blur Pack berwarna paduan merah muda dan putih. Tapi pada menit ke-26, dia direpotkan tali sepatunya.

Kejadiannya bermula ketika Malaga dapat tendangan bebas akibat pelanggaran Andre Gomes kepada Ignacio Camacho. Neymar menggunakan waktu yang agak lowong itu untuk betulkan tali sepatunya yang kendur.

Sambil membungkuk, pemain Brasil itu dengan santai membetulkannya, membelakangi Sandro Ramirez yang sudah siap melepaskan tendangan bebas. Di kejauhan, wasit Jesus Gil juga ikutan menunggu Neymar.

Momen tamat dengan urusannya, Neymar langsung berlari menuju arah Gil untuk membuat pagar betis bersama Lionel Messi. Tapi sang wasit mencegat, dan langsung memberinya kartu kuning lantaran dianggap mengulur-ulur jalannya matchday.

Messi sempat ikutan protes kepada Gil atas keputusannya. Tapi kuasa wasit di lapangan tidak boleh dibantah, yang membuat Neymar akhirnya cuma bisa tersenyum kecut.

[embedded content]

Kartu kuning itu berdampak besar. Pasalnya, kartu merah yang dialaminya didapat setelah Neymar dapat kartu kuning kedua di menit 65 setelah melanggar Diego Llorente. Andai tali sepatunya tidak dipermasalahkan, mungkin Neymar tidak mengalami musibah seperti itu.

Momen berjalan meninggalkan Stadion La Rosaleda, Neymar lagi-lagi membuat ulah. Ia bertepuk tangan kepada official matchday yang menyebabkannya terancam sanksi lebih lama, bahkan bisa absen di El Clasico. Semua itu, lagi-lagi, ada peran sepatunya yang merepotkan.

Bukan yang Pertama

Masalah sepatu bukan yang pertama dirasakan Neymar. Musim ini, pemain berusia 25 tahun tercatat sudah tiga kali berurusan dengan sepatu Nike.

Nike pada awalnya menciptakan sepatu tersebut sesuai dengan karakteristik Neymar. Kemampuannya men-dribble bola ingin dibantu dengan sepatu yang harganya sekitar Rp 3,3 juta tersebut.

Nike mendefinisikan sepatu yang diluncurkan akhir Maret itu sebagai yang terbaik di antara koleksinya. Namun dalam tiga laga terakhir, Neymar malah terlihat bermasalah.

Foto: ist.

Momen matchday melawan Granada dan Sevilla, Neymar mengganti sepatunya kejadian modis menggunakannya selama 10 menit. Enrique menilai hal itu sah-sah saja, sebab sebagai pemain, kenyamanan yang dihasilkan dari sepatu amatlah penting.

“Mungkin dia terganggu sesuatu yang berada di sepatunya lalu dia menggantinya. Memang cukup berisiko (kejadian Neymar mengganti sepatu sehingga Barcelona bermain dengan 10 orang), ujar Enrique di Olahraga.

“Tapi saya lebih suka kehilangan dia satu menit ketimbang dia ada selama 90 menit tapi tidak nyaman,” imbuhnya.

Beda dengan Enrique, publik punya pandangan berbeda soal aksi Neymar yang kerap mengganti sepatunya. Banyak yang menyebut kalau itu cuma akal-akalan sang pemain mempromosikan produk Nike di lapangan.

“Neymar menggunakan setiap matchday untuk mempromosikan sepatu Nike dengan sangat serius. Menjengkelkan,” cuap pengguna Twitter bernama @IamRaheem1_

“Ada masalah apa antara Neymar dan sepatunya? Apakah itu palsu? Anda pesepakbola, bukan pemain sirkus,” timpal akun @yudhai99i.

“Kalau Neymar mengganti sepatunya tiap matchday untuk alasan komersil, itu sangat tidak pantas dilakukan,” kicau akun @LuckyMariakh.

Nah, Anda sendiri bagaimana menilai sepatu Neymar yang merepotkan itu?

(din/din)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*