February 20, 2018
Breaking News
Home » Liga Inggris » Ada Campur Tangan Scholes yang Mengatrol Kualitas Pogba
Agen Judi Bola Online SBOBET
Ada Campur Tangan Scholes yang Mengatrol Kualitas Pogba

Ada Campur Tangan Scholes yang Mengatrol Kualitas Pogba





Jakarta – Paul Pogba menjadi pemain dengan transfer termahal momen masih berusia sangat muda. Menurut Nemanja Vidic ada peran Paul Scholes terhadap kualitas Pogba hingga dihargai begitu tinggi.

Pogba memang pemain binaan MU. Dia masuk dalam skuat Setan Merah momen menjadi juara Piala FA Junior pada 2011.

Dua tahun kemudian Pogba dipromosikan ke tim senior. Namun, dalam perjalanannya Pogba tak banyak mendapatkan kesempatan bermain.

Pogba pun mengambil keputusan besar. Dia meninggalkan Old Trafford dan berlabuh ke Juventus pada 2012 dengan predikat bebas transfer. Juve hanya membayar development fee sebesar 800 ribu poundsterling.

Bersama Juventus, Pogba menunjukkan kilaunya. Dia sempat merasakan empat Scudetto dan dua kali gelar juara Coppa Italia bersama Nyonya Tua.

Di Inggris juga terjadi perubahan. Kursi manajer MU berganti. ‘Setan Merah’ merekrut Jose Mourinho.

Perubahan itu membawa pulang Pogba ke MU pada musim panas 2016 dengan nominal yang wow. Dia ditebus dengan harga 89 juta poundsterling.

Menurut mantan pemain Red Devils, Nemanja Vidic, penampilan Pogba yang berkembang pesat pada usianya ke-24 tahun ini dipengaruhi oleh Scholes. Momen bersama-sama berlatih, Scholes selalu bersikap keras kepada pemain internasional Prancis itu.

“Paul kontemporer berusia 17 tahun dan telah menunjukkan kalau dia memiliki fisk yang kuat seperti momen ini. Ya, dia mempunyai fisk yang sangat oke. Dia menyepaknya dan menyumbang serangkaian ujian, sama seperti momen saya bergabung di sana,” kata Vidic seperti dikutip Daily Mail.

Vidic menyadari sikap Scholes itu sebagai sebuah perkenalan awal. Sebab, sesi latihan di MU bsia berlangsung lebih keras layaknya sebuah matchday.

“Scholes selalu menunjukkan keinginan untuk unggul, menunjukkan kalau kami bukan berlatih bukan sekadar untuk menendang bola. Kami berlatih untuk menjadi tangguh dan kuat, seperti momen berada adalam sebuah matchday,” tutur Vidic.

“Itu kalimat: kamu menyepakku maka aku akan menyepakmu. Kami bertarung setiap hari dan tak perlu mengubah permainan dalam setiap matchday karena kami sudah dalam atmosfer kompetisi setiap hari,” ujar dia.

(fem/din)


Name Bookie Agen Judi Bola Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*