November 21, 2017
Breaking News
Home » Liga Inggris » Cesare Prandelli Tolak Tawaran Melatih Leicester City
Cesare Prandelli Tolak Tawaran Melatih Leicester City

Cesare Prandelli Tolak Tawaran Melatih Leicester City

Judi Bola – Cesare Prandelli sebenarnya sempat ditawari jadi manajer Leicester City. Tapi melihat cara klub memecat Claudio Ranieri, Prandelli langsung menolak.

Ranieri kehilangan pekerjaan sebagai manajer Leicester hanya sembilan bulan setelah membawa klub itu jadi juara Premier League. Pasalnya manajemen merasa performa buruk The Foxes yang nyaris membuat masuk zona degradasi sudah tidak bisa ditolerir lagi.

[BACA JUGA]: Prediksi Bola: Bournemouth vs Swansea 19 Maret 2017

Setelah memecat Ranieri, beberapa pelatih didekati termasuk Prandelli yang punya segudang pengalaman melatih di beraneka liga termasuk menangani Timnas Italia di Piala Eropa 2012.

Meski mendapat tawaran dari Leicester, Prandelli menolak karena tidak suka dengan cara klub tersebut memecat Ranieri setelah apa yang diberikannya musim lalu.

“Pelatih baru harus mempelajari situasi yang ada. Dalam 2-3 bulan, apa yang terjadi tidak bisa terjadi,” tutur Prandelli kepada SFR Olah tubuh seperti dikutip Soccerway.

“Tiba-tiba saja tim tampil tidak seperti harapan. Itulah kenapa penting bagi klub dan petinggi tidak menyerahkan semua tanggung jawab kepada pelatih, jika tidak maka itulah yang terjadi,” sambungnya.

“Ada pendekatan memang dari Leicester, tapi saya langsung katakan tidak. Anda tidak bisa melatih klub setelah melihat apa yang dilakukan kepada Ranieri. Anda tidak akan ke sana. Tidak bisa.”

“Manajemen sepakbola itu sangat sulit, tapi pekerjaan yang luar biasa. Dalam beberapa tahun terakhir terjadi perubahan besar antara cara melatih serta pemain bersinggungan dengan satu sama lain.”

[BACA JUGA]: Prediksi Bola: City vs Liverpool 19 Maret 2017

“Pelatih harusnya hanya melatih. Ketika dia diminta melakukan tugas lain, maka segalanya akan jadi rumit,” tutupnya.

Leicester kini dilatih Craig Shakespeare yang sebelumnya jadi asisten Ranieri. Di tangan Shakespeare, ‘Si Rubah’ bangkit dengan empat kemenangan berturut-turut di seluruh kompetisi termasuk lolos ke perempatfinal Liga Champions.

(mrp/fem)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*