May 22, 2018
Breaking News
Home » Liga Inggris » The Blues Dinilai Tak Punya Sosok Pemimpin
Agen Judi Bola Online SBOBET
The Blues Dinilai Tak Punya Sosok Pemimpin

The Blues Dinilai Tak Punya Sosok Pemimpin





London – The Blues kembali mengalami penurunan prestasi di Premier League setelah juara. Kurangnya sosok pemimpin dan karakter kuat di dalam tim jadi sorotan.

The Blues mengakhiri musim ini di urutan lima Premier League, 30 poin di belakang Manchester City yang juara. Chelsea juga 11 poin tertinggal dari Red Devils yang jadi runner-up, lalu 7 poin dari Tottenham Hotspur (urutan tiga), dan lima poin dari The Reds (urutan 4).

Padahal di musim sebelumnya, The Blues tampil sebagai juara. Mereka finis teratas dengan 93 poin, hasil dari 30 kemenangan dan tiga kali berimbang. Sementara musim ini, anak-anak London barat cuma memetik 21 kemenangan dan 7 kali berimbang dalam 38 pekan.

Penurunan ini cukup mirip dengan apa yang terjadi di musim 2015/2016. The Blues yang masih ditangani Jose Mourinho ketika itu finis di urutan 10 tepat semusim setelah juara. Mourinho pun didepak dan digantikan Antonio Conte.

Eks pemain bertahan The Blues menilai salah satu pengaruh terbesar ketidakstabilan The Blues adalah kurangnya sosok pemimpin. Tim ini dinilai terlalu ‘sunyi’ di lapangan, terlebih setelah kehilangan pemain-pemain berkarakter kuat seperti John Terry, Diego Costa, atau Nemanja Matic.

Momen ini Gary Cahill dan Cesar Azpilicueta bertindak sebagai kapten tim di The Blues.

“Ketika saya mengingat lagi ke masa itu, saya teringat sebuah tim penuh dengan para pemimpin. Kami punya Michael Ballack, Didier Drogba, Claude Makelele, John Terry, Frank Lampard, Ashley Cole…,” ungkap Bridge dikutip Sky Sports.

“Saya rasa jelas ada masalah kepemimpinan, 100 persen. Saya melihat ke The Blues yang sekarang dan tak melihat ada banyak pemimpin. Saya rasa itu sesuatu yang perlu mereka tangani kalau mau bersaing untuk gelar-gelar. Mereka perlu berbelanja dan berjuang mendatangkan pemain tipe tersebut.”

“Bukan cuma pemain berkualitas bagus, tapi juga pemain yang punya sedikit karakter, pemain yang bisa memimpin tim melalui momen-momen sulit. Anda tak mau cuma ada satu pemain memimpin tim. Satu bagian besar atas kesuksesan adalah punya sebuah grup yang bisa menyumbang kepemimpinan,” imbuhnya.

(raw/nds)




Name Bookie Agen Judi Bola Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*