November 24, 2017
Breaking News
Home » Liga Inggris » The Reds Tak Usah Bicara Empat Besar Dulu, Fokus Saja Benahi Penjagaan

The Reds Tak Usah Bicara Empat Besar Dulu, Fokus Saja Benahi Penjagaan





The Reds – Juergen Klopp sadar betul lini belakang jadi masalah yang akut untuk The Reds. Pembenahan harus segera dilakukan jika The Reds masih ingin finis the big four.

Lini penjagaan The Reds kembali disorot setelah mereka ant menang 1-4 dari Tottenham Hotspur di Stadion Wembley, Minggu (22/10/2017) malam WIB kemarin. Secara keseluruhan, The Reds sudah kebobolan 16 gol dalam sembilan matchday Premier League sejauh ini.

Penampilan Dejan Lovren dan Simon Mignolet mendapat kritik paling tajam dalam kekalahan di Wembley. Lovren dinilai bertanggung jawab atas dua gol pertama Spurs, sementara Mignolet gagal mengantisipasi tendangan bebas Christian Eriksen yang berujung pada gol kedua Harry Kane.

Kekalahan ini membuat The Reds kian melorot ke urutan sembilan dengan 13 poin. Liverpool berjarak tiga poin dari zona the big four.

Permasalahan di lini belakang memang bukan hal mutakhir untuk The Reds. Ada catatan yang menunjukkan bahwa kesalahan individu serta ketidakmampuan dalam mengantisipasi situasi bola mati menjadi penyakit utama di barisan penjagaan The Reds dalam beberapa musim terakhir.

Jika masalah ini tak segera dibenahi, The Reds akan kian tercecer dan kembali finis di zona Liga Champions akan jadi pekerjaan yang amat berat.

Klopp meyakini The Reds punya kualitas di lini belakang untuk finis di zona Liga Champions. Tapi manajer asal Jerman itu tahu ini bukan momen yang tepat untuk bicara soal the big four. The Reds harus bisa lebih dulu membuktikan pembenahan di lini belakangnya.

“Ya, tapi saya benar-benar tidak harus bicara soal the big four hari ini. Kami ada di urutan kesembilan dan kami punya statistik terburuk sejak 1964, saya tidak bisa percaya. Inilah urutan kami, jadi kami pantas mendapatkannya,” Klopp mengatakan seperti dilansir situs resmi klub.

“Kualitas jelas merupakan campuran potensi, sikap, mental, dan semuanya dan kami tidak menunjukkannya secara konsisten, itulah kenyataannya. Saya tidak akan pernah tunduk untuk memperbaikinya.”

“Kadang kesalahan yang paling jelas adalah yang paling mudah untuk diperbaiki, tapi jelas ini bukan waktunya untuk bilang, ‘Ya, kami akan memperbaikinya’. Kami harus membuktikan kami akan memperbaikinya,” katanya.

(nds/krs)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*